Sholat Adalah Tiang Agama, Amalan yang pertama di hisab nanti di hari qiyamat adalah sholat, jika sholatnya baik maka semua amal di dunia dianggap baik dan begitu sebaliknya. Oleh sebab itu kita sebagai ummat islam perlu tahu bagaimana cara melakukan sholat. Sholat 5 waktu adalah kewajiban bagi seluruh ummat islam di dunia yang memenuhi syarat syahnya sholat. Tak ada alasan dalam kondisi dan situasi apapun untuk meninggalkannya.
Adapun cara melakukan sholat seperti penjelasan dibawah ini
Berdiri menghadap arah kiblat dengan membaca niat sholat misalkan sholat subuh dengan doa rakaat
اُصَلّى
فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ
تَعَالَى
USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI
ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat fardu Shubuh dua raka'at menghadap kiblat
sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala
kemudian membaca takbirotul ihram "ALLAHU AKBAR",
اَللهُ
اَ كْبَرُ
Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan
pada dada. lantas membaca do'a iftitah.
Bacaan Do'a Iftitah
اَللهُ
اَكْبَرْكَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ
للهِ بُكْرَةً وَاَ صِيْلَا
اِنِّيْ
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ
حَنِيْفًامٌسْلِمًاوَمَ اَنَامِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ
اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ
وَمَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلَّهِ
رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ
اُمِرْ تُ وَاَنَامِنَ
اْلمُسْلِمِيْنَ
Allahu akbar kabiraa wal-hamdu lillahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa.
Innii wajjahtu wajhiya lil-laadzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin.
Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii
lillaahi rabbil -'aalamiin. Laa syariikalahu wa bi dzaalika umirtu wa ana minal
-muslimiin.
Artinya :
"Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala
puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka
hatiku untuk Dzat yang membuat langit dan bumi dengan suasana lurus dan
memberikan diri dan aku bukanlah dari kelompok kaum musyirikin. Sesungguhnya
shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata melulu untuk Allah, Tuhan seru
sekalian alam. Tidak terdapat sekutu bagi-Nya dan dengan tersebut aku
diperintahkan guna tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari kelompok orang muslimin."
Setelah selesai membaca do'a iftitah, lantas membaca surat Fatihah dengan suara lantang ( terdengar agak keras ) sebagai berikut:
بِسْمِ
اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ
للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, الرَّحْمَـنِ
الرَّحِيْمِ, مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ,
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ,
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيْمَ, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ, غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيْمَ, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ, غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin Ar-rahmaanir-rahiim Maaliki yaumid-diin Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin Ihdinash-shiraatal-mustaqiim Shiraatal-ladziina an'amta 'alaihim Ghairil-maghdhuubi 'alaihimwa ladh-dhaalliin Aamiin
Artinya :
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam
Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Yang menguasai hari kemudian
Pada-Mulah aku menyembah dan kepada-Mulah aku meminta
pertolongan
Tunjukilah kami ke jalan yang lurus
Bagaikan jalan mereka yang sudah Engkau beri nikmat
Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya
orang-orang yang sesat.
Setelah selesai membaca fatihah kemudian membaca surat-surat Alqur'an pendek (surat yang mudah dihafal) dan dibaca dengan suara lantang, misalkan surat Annas :
بِسْمِ
اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ,
مَلِكِ النَّاسِ, إِلهِ النَّاسِ, مِنْ
شَرِّ الْوَسْواسِ الْخَنَّاسِ
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim Qul a'uudzu bi rabbin-naas Malikin-naas Ilaahin-naas Min Syarril waswaasil-khannaas Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas Minal-jinnati wan-naas.
Artinya :
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
"Katakanlah (hai Muhammad)! Aku minta perlindungan pada Tuhannya manusia.
Yang menguasai insan (yang menjadi) Tuhan manusia.
Mohon Perlindungan daripada durjana was-was (pengganggu
hati) yang menggoda. Ialah hati yang menggoncangkan hati manusia. Baik dari
jenis jin dan manusia."
atau mungkin baca surat pendek Surat Al-Ikhlas (atau bisa kita baca pada rakaat kedua nanti)
بِسْمِ
اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ ٱللهُ أَحَدٌ,
ٱللهُ ٱلصَّمَدُ, لَمْ يَلِدْ وَلَمْ
يُولَدْ, وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ
كُفُوًا أَحَدٌۢ
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Qul huwallaahu ahad
Allahush-shamad
Lam yalid wa lam yuulad
wa lam yakul lahuu kufuwan ahad
Artinya :
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
"Katakanlah (hai Muhammad)! Allah tersebut Esa.
Allah lokasi meminta.
Tiada Ia beranak dan tiada pula Ia dilahirkan.
Dan tak terdapat bagi-Nya seorang juga yang
menyerupai-Nya."
Dan tak terdapat bagi-Nya seorang juga yang
menyerupai-Nya."
Selesai membaca surat kemudian ruku' (mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca takbir "Allahu Akbar", terus
badannya membungkuk, kedua tangannya memegang lutut dan ditekankan antara
punggung dan kepala agar terlihat rata seperti papan kayu). setelah ruku' terlihat sempurna kemudian baca tasbih
سُبْحَانَ
رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ dibaca 3x
Subhaana rabbiyal-'adhiimii wa bi hamdih.
Artinya :
"Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku
kepada-Nya."
Setelah selesai ruku' kemudian i'tidal (bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan seinggi telinga) sambil membaca :
سَمِعَ
اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami'allaahu li man hamidah.
Artinya :
"Allah mendengar orang yang memuji-Nya."
Setelah i'tidal terlihat sempurna kemudian membaca:
رَبَّنَا
لَكَ اْلحَمْدُ مِلْءُالسَّمَوَاتِ وَمِلْءُاْلاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِعْتَ مِنْ
شَيْءٍ بَعْدُ
Rabbanaa lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa
mill-ul-ardhi wa mil'u maa syita min syai'in ba'du.
Artinya :
"Ya Allah tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh
langit dan bumi, dan sepenuh barang Kau kehendaki setelah itu."
Setelah selesai i'tidal kemudian sujud (tersungkar ke lantai/sajadah) dengan
menempatkan dahi ke sajadah sambil membaca takbir "Allaahu
Akbar", dan setelah sujud terlihat sempurna kemudian membaca tasbih 3X:
سُبْحَانَ
رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal-a'laa wa bi hamdih. 3 kali
"Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku
kepada-Nya."
Setelah sujud selesai kemudian tasyahud awal (duduk diantara 2 sujud ) sambil membaca takbir "Allaahu
Akbar" dan setelah duduk terlihat sempurna kemudian baca :
رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِىْ وَاجْبُرْنِىْ وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِىْ وَاهْدِ نِىْ وَعَا
فِنِىْ وَاعْفُ عَنِّىْ
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii
warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.
Artinya :
"Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan
cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki
kepadaku, dan berilah aku tuntunan da berilah kesehatan kepadaku dan berilah
ampunan kepadaku."
Setelah tasyahud awal selesai kemudian sujud kembali seperti sujud pertama dengan bacaan yang sama. Saat melakukan sujud kedua saat membaca takbir tak perlu mengangkat tangan setinggi telinga (langsung saja kedua telapak tangan ditempelkan pada sajadah/lantai).
Setelah selesai sujud kedua kemudian kembali berdiri dan ulangi gerakan rakaat pertama pada rakaat kedua dari membaca fatihah, surat pendek sambil i'tidal kemudian baca doa qunut sebagai berikut :
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ ,وَ عَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ ,وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ ,وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ ،فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ ,وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ,
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
“Allahummah dinii fii man hadait. Wa’aafinii fii man ‘aafaiit. Wa tawallanii fii man tawallaiit. Wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarramaa qadthaiit. Fa innaka taqdthii walaa yuqthdaa ‘alaiik. Wa innahu laa yadzillu man wãlaiit. Walaa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaa rakta rabbanaa wata ’aalait Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit Astaghfiruka wa atuubu ilaiik, wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”
Artinya :
Ya Allah tunjukkanlah saya sebagaimana mereka yang sudah Engkau berikan petunjuk.
Dan kasihkanlah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau sudah kasih kesehatan.
Dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara.
Dan berilah keberkahan bagiku pada segala apa yang Engkau sudah karuniakan.
Dan lindungi aku dari segala bahaya kejahatan yang Engkau sudah pastikan.
Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.
Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin.
Dan tidak mulia orang yang mana Engkau memusuhinya.
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau seluruh pujian di atas yang Engkau hukumkan
Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Setelah selesai membaca doa qunut kemudian lanjutkan sujud , tasyahud dan sujud kemudian duduk tahiyyat dengan bacaannya sebagai berikut :
setelah selesai membaca tahiyyat kemudian baca salam
Setelah selesai sujud kedua kemudian kembali berdiri dan ulangi gerakan rakaat pertama pada rakaat kedua dari membaca fatihah, surat pendek sambil i'tidal kemudian baca doa qunut sebagai berikut :
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ ,وَ عَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ ,وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ ,وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ ،فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ ,وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ,
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
“Allahummah dinii fii man hadait. Wa’aafinii fii man ‘aafaiit. Wa tawallanii fii man tawallaiit. Wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarramaa qadthaiit. Fa innaka taqdthii walaa yuqthdaa ‘alaiik. Wa innahu laa yadzillu man wãlaiit. Walaa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaa rakta rabbanaa wata ’aalait Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit Astaghfiruka wa atuubu ilaiik, wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”
Artinya :
Ya Allah tunjukkanlah saya sebagaimana mereka yang sudah Engkau berikan petunjuk.
Dan kasihkanlah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau sudah kasih kesehatan.
Dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara.
Dan berilah keberkahan bagiku pada segala apa yang Engkau sudah karuniakan.
Dan lindungi aku dari segala bahaya kejahatan yang Engkau sudah pastikan.
Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.
Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin.
Dan tidak mulia orang yang mana Engkau memusuhinya.
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau seluruh pujian di atas yang Engkau hukumkan
Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ
وَ بَارِِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ
كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيَْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ
فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ
وَ بَارِِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ
كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيَْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ
فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad
Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim fil-'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya :
Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan untuk Allah. Salam, rahmat dan berkah Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap guna kami semua hamba yang shaleh-shaleh. Aku menyatakan bahwa tiada Tuhan tetapi Allah. Dan aku menyatakan bahwa Nabi Muhammad ialah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat untuk Nabi Muhammad. Ya Allah! Limpahilah rahmat atas family Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat untuk Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta semua keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah untuk Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di semua alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.
setelah selesai membaca tahiyyat kemudian baca salam
اَلسَّلَا مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُ اللهِ
As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah.
Artinya :
"Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada anda sekalian.
Selesai sudah anda melakukan sholat subuh.
Sampai disini mungki anda masih bertanya bagaimana untuk melakukan sholat, maghrib, ashar dan isya' ?
mari kita bahas sekalian disini, pada dasarnya semuaa gerakan sholat adalah sama seperti sholat subuh namun berbeda daalam jumlah rakaatnya :
1. Sholat Maghrib 3 rakaat lakukan seperti urutan gerakan sholat subuh namun tidak memakai doa qunut, dan pada rakaat kedua duduk tahiyat awal dengan bacaan :
3.Sholat Dhuhur 4 rakaat cara melakukannya sama persis seperti sholat isya' namun saat membaca surat fatihah dan surat pendek dibaca dengan pelan (sebatas terdengar oleh telinga kita sendiri).
4.Sholat Ashar 4 rakaat cara melakukannya sama persis seperti sholat dhuhur hanya berbeda ucapan niatnya.
Berikut ucapan niat sholat Dhuhur dan Ashar, Maghri Isya' :
1.Niat Sholat Dhuhur :
اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Dalam Melakukan Sholat diwajibkan untuk suci dari khadats kecil dan hadats besar.
Sampai disini tata cara melakukan sholat semoga bermanfaat. Untuk masalah waktu sholat, rukun sholat, sarat sah sholat, sunnah sholat insya Allah Akan kita bahas di lain kesempatan.
Selesai sudah anda melakukan sholat subuh.
Sampai disini mungki anda masih bertanya bagaimana untuk melakukan sholat, maghrib, ashar dan isya' ?
mari kita bahas sekalian disini, pada dasarnya semuaa gerakan sholat adalah sama seperti sholat subuh namun berbeda daalam jumlah rakaatnya :
1. Sholat Maghrib 3 rakaat lakukan seperti urutan gerakan sholat subuh namun tidak memakai doa qunut, dan pada rakaat kedua duduk tahiyat awal dengan bacaan :
آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
dan pada rakaat ketiga duduk tahiyyat akhir dengan membaca sama persis seperti bacaan tahiyyat sholat subuh,hingga sampai salam.
2.sholat Isya' 4 rakaat lakukan seperti urutan gerakan sholat subuh namun tidak memakai doa qunut, dan pada rakaat kedua duduk tahiyat awal dengan bacaan :
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
dan pada rakaat ketiga duduk tahiyyat akhir dengan membaca sama persis seperti bacaan tahiyyat sholat subuh,hingga sampai salam.
2.sholat Isya' 4 rakaat lakukan seperti urutan gerakan sholat subuh namun tidak memakai doa qunut, dan pada rakaat kedua duduk tahiyat awal dengan bacaan :
آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
kemudian lanjutkan rakaat ketiga dan rakaat keempat hingga salam.
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
kemudian lanjutkan rakaat ketiga dan rakaat keempat hingga salam.
3.Sholat Dhuhur 4 rakaat cara melakukannya sama persis seperti sholat isya' namun saat membaca surat fatihah dan surat pendek dibaca dengan pelan (sebatas terdengar oleh telinga kita sendiri).
4.Sholat Ashar 4 rakaat cara melakukannya sama persis seperti sholat dhuhur hanya berbeda ucapan niatnya.
Berikut ucapan niat sholat Dhuhur dan Ashar, Maghri Isya' :
1.Niat Sholat Dhuhur :
اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII FARDHOL 'ASHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat
fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala
2.Niat Sholat Ashar :
اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII FARDHOL 'ASHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat
fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala
3.Niat Sholat Maghrib :
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat
fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala
4.Niat Sholat Isya' :
اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII FARDHOL 'ISYAA'I ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat
fardu 'Isya empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala.
Adapun Niat Sholat Sendirian :
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
Adapun Niat Sholat Sebagai Imam :
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA.
Artinya :
Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai Imam karena Allah Ta'ala
Dalam Melakukan Sholat diwajibkan untuk suci dari khadats kecil dan hadats besar.
Sampai disini tata cara melakukan sholat semoga bermanfaat. Untuk masalah waktu sholat, rukun sholat, sarat sah sholat, sunnah sholat insya Allah Akan kita bahas di lain kesempatan.


